Cukai Rokok Naik dan Ingin Beralih ke Vape? Ini Taksiran Biayanya

Cukai rokok naik pada 2018, hal itu pun bakal berpengaruh sama kenaikan harga rokok. Nah, pernah terlintas di dalam pikiranmu untuk beralih ke vape agar lebih hemat? Tunggu dulu.

Perlu diketahui nih, liquid vape juga bakal kena cukai sebesar 57 persen di 2018. Tapi khusus cukai yang mengandung tembakau ya. Kalau yang rasa buah atau cream sih gak akan dikenakan cukai.

Tapi, meski kamu pakai vape non-tembakau, emang yakin pengeluaranmu bakal lebih kecil dibandingkan kalau beli rokok ketika cukai rokok naik?

Biar gak cuma asal pilih, yuk dihitung lebih rinci. Berapa sih pengeluaran per bulan kalau kamu nge-vape?

Total biaya nge-vape

Setelah melihat infografik di atas, mari kita bahas perhitungan biayanya yuk.

Modal awal beli Vape:

Atomizer: Rp 170.000
Mods: Rp 325.000
Kapas: Rp 75.000
Coil untuk 3 bulan: Rp 50.000
Baterai: Rp 100.000
Charger: Rp 165.000
Liquid 60ml: Rp 200.000

Total: Rp 1.085.000

Tapi perlu dicatat nih, akan ada biaya-biaya yang bakal kamu keluarkan per bulan untuk vape. Biaya tersebut adalah pembelian kapas, liquid yang habis, dan juga coil.

Karena coil yang kamu beli dengan harga Rp 50 ribu umumnya bakal habis selama tiga bulan, maka dalam sebulan, kira-kira biaya coil adalah 50.000 : 3 = Rp 16.666. Berikut total biayanya:

Kapas: Rp 75.000
Coil: Rp 16.666
Liquid: Rp 200.000

Total biaya Rp 291.666

Bener lebih murah?

Dengan biaya awal Rp 1.085.000 dan biaya per bulan Rp 291 ribu, apakah menurutmu lebih hemat dari rokok? Atau malah lebih mahal? Ini tentunya tergantung juga sama kebiasaan ngerokok kamu ya.

Sebagai perbandingan, kita ambil contoh kalau kamu biasa merokok Marlboro sebungkus untuk dua hari. Dengan begitu, untuk sebulan, kamu bakal menghabiskan sekitar 15 bungkus.

Harga satu bungkus Marlboro katakanlah sekitar Rp 25 ribu. Maka, uang yang kamu keluarin tiap bulan buat beli Marlboro adalah 25.000 x 15 = Rp 375.000.

Kalau kasusnya kayak gini, jelas lebih murah nge-vape. Kamu bisa lebih hemat Rp 84 ribu tiap bulan. Tapi ini balik lagi ke kebiasaan kamu merokok. Kalau frekuensi ngerokok kamu lebih jarang, otomatis pengeluaran buat rokok ya lebih kecil tiap bulannya.

Patut diingat, biaya nge-vape per bulan bisa saja bengkak kalau kamu sering gonta-ganti liquid karena penasaran mau nyoba berbagai rasanya. Liquid pun harganya beragam, ada yang Rp 100 ribuan, dan bahkan ada yang Rp 500 ribuan.

Sementara itu, faktor lainnya adalah frekuensi kamu ketika nge-vape. Semakin sering nge-vape, jatah liquid sebulan juga makin cepat habis. Begitu pula dengan kapasnya, kalau sering dipakai pasti bakal cepat rusak.

Harga di atas ini juga belum memasukkan perkiraan harga kalau vape tembakau dikenai cukai tahun depan ya. Pasti biayanya bakal lebih besar lagi deh.

Kalau sudah kayak gini, mending berhenti merokok sekalian kan? Jadi mau cukai rokok naik atau gak, kamu gak perlu pusing menyesuaikan bujet tiap bulan. Badan sehat, dompet juga terjaga. Malah duitnya bisa dipakai buat investasi juga deh.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Liquid Likwid E Juice. Coba varian rasa terbaru BLAST!! Choco Mint® persembahan dari Liquid Likwid E Juice. A refreshing chocolate on a sunny day!

© 2017 Urbanlife.id