Banyak Toko Ritel Tutup, Ini 10 Cara Belanja Online yang Tetap Menguntungkan

Diakui atau tidak saat ini teknologi internet telah merasuk dalam kehidupan masyarakat global. Hal ini didukung dengan perkembangan gadget yang semakin memiliki banyak varian dengan harga yang terjangkau untuk belanja online.

Setelah Ramayana menutup delapan gerainya, Matahari pun menutup dua gerainya di pusat perbelanjaan Jakarta Selatan. Belum lama ini, Lotus di Thamrin juga ikutan tutup dan yang terbaru, giliran Debenhams yang bakal tutup.

Ada apa gerangan dengan toko-toko ritel fashion ini?

Suka gak suka, berkurangnya toko ritel fisik tentu mengurangi pilihanmu untuk mencari produk-produk fashion terkini. Sebab, bila dibandingkan dengan belanja online, belanja di department store masih punya kelebihan tersendiri.

Kamu bisa mencoba langsung barang-barangnya di kamar pas, dan memegang produknya di tanganmu. Kamu juga gak perlu nunggu barang dateng. Begitu bayar di kasir, barang incaran langsung bisa dibawa pulang. Beda sama belanja online yang harus nunggu pengiriman dan lihat barangnya cuma lewat Internet.

Meski begitu, terkadang belanja online itu lebih menguntungkan. Terutama bila kamu mengatahui enam cara belanja online yang efektif. Pasti hasilnya maksimal, dan kamu makin hemat dalam berbelanja.

Mau tahu cara belanja online yang ampuh menghemat pengeluaran? Berikut ini jawabannya:

1. Survei toko online

Seperti halnya jual beli offline, sebelum memutuskan untuk membeli barang yang dibutuhkan atau diinginkan, lakukanlah survei terlebih dulu.

Kunjungi beberapa toko online terpercaya yang menjual barang-barang elektronik. Dengan survei, kamu bisa membandingkan harga antara toko yang satu dengan yang lain.

Untuk itu, ketikkan nama dan merek barang elektronik yang diinginkan pada kotak pencarian guna mendapatkan daftar situs toko online yang menjual barang tersebut.

2. Manfaatkan shopping search engine

Beli barang secara online ya harus lewat online shop atau akun-akun medsos pedagang online. Tapi kamu juga mesti memanfaatkan situs shopping search enginebiar hasil belanjamu optimal.

Apa itu shopping search engine? Platform ini dibuat untuk mencari tahu harga-harga terbaik dari sebuah barang yang dijual secara online.

Misalnya kamu mencari kamera digital merek Nikon. Klik saja di kolom “search”, dan mesin pencari bakal menampilkan beberapa penawaran atas barang tersebut di beberapa situs e-commerce.

Nah, dengan menggunakan mekanisme ini, kamu bisa memilih barang yang paling murah. Situsnya sendiri ada Telunjuk.com, Priceprice.com, Pricearea.com, Priceza.co.id, Pricepanda.co.id, dan masih banyak lagi.

3. Dapatkan voucher untuk potongan harga

Selain memanfaatkan shopping search engine, kamu juga perlu tahu cara belanja online yang satu ini. Supaya lebih hemat, kamu bisa berburu voucher untuk mendapatkan potongan harga. Untuk mengetahui informasi seputar voucher-voucher diskon itu, caranya mudah kok.

Tinggal kunjungi situs-situs seperti picodi.com, diskonaja.com, iprice.co.id, flipit.com, dan lainnya. Oleh karena itu, sebelum menuju e-commerce favoritmu, kunjungi situs-situs yang sering memberi penawaran voucher belanja itu dulu ya.

4. Belanja dengan kartu kredit tertentu

Belanja dengan kartu kredit bukan berarti harus dilakukan biar bisa nunda pembayaran loh. Tapi lebih untuk mencari promo yang tepat.

Beberapa situs e-commerce punya kerja sama dengan kartu kredit tertentu. Mereka bisa saja menawarkan potongan transaksi berapa persen atau cashback.

Penawaran seperti ini biasanya dipampang di situs e-commerce, tepatnya dihomepage atau di halaman promonya. Jangan lupa dicari tahu ya biar belanjanya gak rugi.

5. Tentukan waktu shopping yang pas

Cara belanja online yang efektif gak cuma soal strategi, tapi juga timing. Toko online punya momen-momen tertentu yang wajib dimanfaatkan buat beli barang dengan harga miring.

Beberapa momen yang harus kamu ketahui ketika mau berbelanja online adalah Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) dan Flash Sale. Saat Harbolnas berlangsung, diskon yang bisa kamu dapatkan mencapai 90 persen lho!

Lalu apa itu Flash Sale? Flash Sale intinya adalah tawaran potongan harga dalam waktu tertentu, paling sering dalam waktu satu hari saja. Diskonnya kadang besar juga lho, bisa di atas 50 persen. Makanya, jangan sampai kelewatan waktu-waktu ini ya.

6. Perhatikan spesifikasi barang dengan jelas

Pembelian barang secara online memang tidak bisa melihat dan review mengecek kondisi barang secara fisik.

Sebagai gantinya, penjual memberikan informasi sejelas-jelasnya dan selengkap-lengkapnya mengenai spesifikasi barang agar pembeli memiliki gambaran jelas tentang barang yang dijual.

Spesifikasi barang mencakup nama barang beserta serinya, ukuran, warna, fitur, singkat, dan tentu saja harganya.

Untuk mendukung informasi tentang spesifikasi barang, penjual sebaiknya juga menampilkan foto dari barang, sehingga dapat meyakinkan dan menarik minat pembeli.

7. Beli pakaian yang jelas-jelas saja

Emangnya ada pakaian yang gak jelas ya? Bukan gak jelas, tapi lebih ke yang harus dicoba di kamar pas dulu. Contohnya seperti kemeja kerja, celana, jas, jaket, dan blazer. Kalau saja barang-barang ini kamu beli online dan ukurannya gak pas, ngebetein pastinya bukan?

Makanya kalau mau belanja produk fashion online, beli saja t-shirt, polo shirt, atau topi. Kalau mau beli celana, mungkin pilihan bijaknya ya celana jogger.

8. Beli dalam jumlah banyak

Nah, cara belanja online yang satu ini sering dilupain nih.

Ketika belanja online, ada baiknya kamu beli barang dalam jumlah banyak sekaligus. Ini bakal lebih hemat ketimbang kamu beli sedikit tapi sering. Kenapa? Karena setiap belanja online pasti ada ongkos kirimnya.

Kalau keseringan belanja ya pasti sering juga bayar ongkirnya. Kecuali dari pihak e-commerce menyatakan bahwa mereka punya kebijakan free ongkir.

Tapi banyak bukan berarti harus serba borong ya. Kalau memang butuhnya cuma satu ya jangan dipaksakan beli banyak juga. Makanya, lebih baik belanja online jangan terlalu sering. Mendingan tunggu sampai kebutuhanmu udah banyak, baru beli deh tuh.

9. Periksa status toko online

Tak semua toko online merupakan grosir atau retail yang benar-benar memiliki stok barang yang ditawarkan di website-nya.

Ada beberapa yang merupakan toko online berstatus afiliasi, di mana ia menjalin kerja sama dengan vendor lain yang lebih besar. Oleh sebab itu, kamu perlu memeriksa status toko online terkait.

Telusuri perusahaan yang menjalin kerja sama. Jika memang bekerjasama dengan perusahaan elektronik besar dan terpercaya, maka toko online tersebut memang kredibel untuk menjalankan jual beli barang elektronik secara online.

10. Pilih toko online yang bersedia memberikan garansi

Setiap toko online memiliki peraturan tersendiri dalam memberikan pelayanan kepada konsumen atau pelanggannya. Berkenaan dengan hal tersebut, kamu harus jeli dalam membaca peraturan terkait dengan jual beli di toko online itu.

Pilihlah toko online yang memberikan garansi pergantian jika barang elektronik yang dikirimkan tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditampilkan di dalam toko online terkait.

Selain itu, pilih juga toko online yang memiliki kebijakan pembebasan ongkos kirim apabila terjadi pengembalian barang.

Itulah sepuluh cara belanja online yang bisa membuatmu makin hemat. Belanja online memang praktis, tapi kalau gak pinter-pinter, itu bisa menguras kantong juga lho.

Makanya kamu wajib melakukan sepuluh cara ini. Biar tahu kapan harus belanja, pakai apa transaksinya, dan apa yang harus dibeli.

Belanja Online Lagi

Buat Traksaksi Belanja Online Lebih Aman

Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa berbelanja dengan aman. Kamu bisa mendapatkan barang elektronik yang diinginkan dengan harga terbaik tanpa dibayangi rasa takut menjadi korban penipuan online.

Memang, terkadang kita pun juga tidak akan bisa begitu saja lepas dari ancaman para pelaku penipuan online. Tapi paling tidak dengan mengikuti saran di atas, transaksi kamu akan lebih terjamin.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

© 2017 Urbanlife.id