Sering Cuci Hidrolik Kendaraanmu? Ini Risiko dan Bahayanya!

Rajin mencuci tanda pemilik sayang sama mobilnya. Namun, kalau cuci hidrolik tanpa ditutup dengan perilaku benar ternyata malah bisa bikin kendaraan punya risiko terkena penyakit tersendiri.

Nah, sebelum bahas risikonya, ketahui dulu kalau lift hidrolik itu fungsinya seperti dongkrak. Alat ini bakal mengangkat mobilmu ke atas, dan menahannya selama beberapa menit sampai akhirnya mobil selesai dicuci.

Ketika mobil didongkrak dan dibiarkan dalam waktu lama, pasti ada tekanan juga di bagian kaki-kaki. Biar jelas, yuk kita simak ulasan soal risiko keseringan cuci mobil hidrolik.

1. Cuci hidrolik melemahkan komponen suspensi

Ketika mobilmu menggantung di atas hidrolik, maka spooring pun bisa berubah. Salah seorang pemilik bengkel cuci hidrolik di Jakarta Timur juga membenarkan hal ini. Jika pemilik mobil terlalu sering mencuci mobilnya dengan hidrolik, maka selain spooring berubah, suspensi depan mobil bisa terkunci.

Penyakit ini umumnya dialami oleh mobil-mobil yang usianya sudah di atas lima tahun. Sebab, kerusakan shockbreaker sebagian besar dipicu oleh umur pakainya, bukan jarak tempuh mobil yang bersangkutan.

Lantas kalau mobilmu masih baru, apakah boleh sepuasnya cuci hidrolik? Untuk mobil yang usianya masih di bawah lima tahun sih gak masalah didongkrak ratusan kali, tapi sebisa mungkin dijaga saja deh kesehatan shockbreaker-nya.

Biaya ganti shockbreaker juga gak murah, lho! Untuk satu shockbreaker kurang lebih harganya di kisaran Rp 700 ribuan, atau bahkan bisa lebih tergantung merek sparepart apa yang kamu gunakan.

2. Potensi mobil jatuh

Sudah sering dong baca berita seputar mobil jatuh dari lift hidrolik pas lagi dicuci? Kalau kejadiannya seperti ini, pasti bikin geger semua yang ada di bengkel. Intinya sih, potensi mobil jatuh saat didongkrak tetap ada dan biasanya disebabkan karena human error.

Yang jelas, ketika mobil jatuh, potensi kerusakannya juga beragam. Kalau jatuhnya menyamping, maka sudah pasti kaca spion hancur dan body mobil pun penyok atau ringsek.

Jika kondisinya seperti ini, ada dua pilihan yang bisa kamu lakukan, yaitu membawanya ke bengkel resmi atau bengkel body repair umum. Harga perbaikan di bengkel resmi sudah pasti lebih mahal, sebaliknya di bengkel umum lebih murah. Namun, kualitas bengkel umum gak bisa dijamin bagus. Ada yang bisa sempurna, ada juga yang mengecewakan.

Kalau sudah parah, biaya yang kamu keluarkan bisa mencapai Rp 25 jutaan, lho! Itu adalah biaya perbaikan body sekaligus dengan pengecatannya. Kalau sudah ringsek, proses perbaikannya memakan waktu selama sebulan.

Kiat Supaya Cuci Hidrolik Kendaraan Tetap Aman

Nah setelah tahu dengan risiko di atas, masih mau cuci mobil hidrolik gak nih? Gak perlu kapok sih, cuci hidrolik itu bermanfaat kok sebenarnya. Tapi biar lebih aman, pastikan kamu melakukan hal ini:

1. Usahakan memilih bengkel cuci hidrolik dengan lift tipe “H”

Sebelum nyuci, lihat dulu lift hidrolik di bengkel cucinya. Lift hidrolik itu ada dua, yakni yang berbentuk huruf X dan yang berbentuk huruf H. Kalau yang X hanya bisa menopang chassis, jadi lift akan berfungsi layaknya dongkrak. Sementara itu yang tipe H bisa menopang ban mobilmu.

Buat mekanik, menempatkan mobil di hidrolik tipe X tentu lebih susah. Karena kalau gak presisi, bisa-bisa mobilnya miring dan jatuh. Sementara kalau tipe H lebih mudah. So, kalau memang bengkelnya punya hidrolik tipe H, kamu bisa lebih lega deh cuci mobilnya.

2. Lindungi mobilmu dengan asuransi

Kalau mobil terjatuh dari lift hidrolik, apakah bisa diklaim asuransi? Jawabannya adalah bisa. Hak tuntut pemilik mobil akan dialihkan ke pihak asuransi, jadi yang akan menuntut bengkel cuci mobil itu ya dari asuransinya.

Seperti diketahui, di wilayah Jakarta, jasa cuci hidrolik harganya kurang lebih Rp 45 ribuan, sedangkan kalau non-hidrolik (cuci biasa) bisa Rp 35 ribu. Bahkan yang Rp 25 ribu pun masih ada lho kalau kamu pintar nyari tempatnya.

Kalau keseringan bayar Rp 45 ribu tapi risikonya seperti itu, pikir-pikir lagi deh. Lebih baik cuci hidroliknya dua kali dalam sebulan saja bukan? Atau malah cuci sendiri aja biar lebih hemat.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

© 2017 Urbanlife.id