Riders on the Storm: 4 Tips Aman Berkendara Saat Musim Hujan

Indonesia dikenal sebagai negara tropis yang memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Pada umumnya, dalam kondisi normal, musim penghujan akan terjadi pada akhir tahun hingga awal tahun. Buatmu yang sering berlalu-lalang memacu kendaraannya di musim hujan, yuk simak tips berikut ini biar aman berkendara — mirip judul lagunya The Doors: Riders on the Storm!

Seperti yang diketahui, kepesatan peningkatan jumlah penduduk dan kawasan pemukiman yang semakin meluas semakin mengurangi area yang sebelumnya difungsikan sebagai daerah resapan air.

Dengan berkurangnya daerah resapan air tersebut, apabila terjadi hujan deras dalam durasi yang cukup lama, air akan menggenang tinggi di beberapa area yang menjadi akses kendaraan bermotor.

Ini sudah menjadi salah satu masalah yang lumrah dialami oleh para pengendara kendaraan bermotor pada musim hujan. Dalam kondisi tersebut, ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan oleh pengendara kendaraan bermotor untuk menjaga performa kendaraannya dan agar tetap aman berkendara dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Cek Kondisi Cuaca

Sebelum melakukan perjalanan, ada baiknya untuk memastikan bahwa jalan yang dilalui tidak sedang dalam cuaca yang buruk.

Anda dapat memeriksa kondisi cuaca menggunakan aplikasi ramalan cuaca atau kondisi cuaca terkini di smartphone.

Selain itu, ada beberapa sumber seperti laman berita daring yang biasanya memberikan informasi mengenai kondisi cuaca terkini atau dari informasi kerabat yang sedang berada di lokasi tujuan Anda.

Namun, perlu diketahui juga bahwa kondisi cuaca tidak bisa diduga. Tapi ada baiknya apabila Anda lebih waspada dan melakukan persiapan cadangan sebelum melakukan perjalanan.

Cek Kondisi Kendaraan

Dalam kondisi cuaca seperti apapun, memeriksa kondisi kendaraan perlu dilakukan. Lakukan pemeriksaan dasar seperti memastikan tekanan ban cukup, bahan bakar yang memadai, lampu-lampu kendaraan dalam kondisi menyala, dan sebagainya.

Dalam kondisi hujan yang deras, jarak pandang akan menjadi lebih terbatas. Oleh karena itu, lampu-lampu kendaraan bermotor seperti lampu senja atau Daytime Running Light (DRL), lampu utama, lampu sein, dan lampu rem menjadi kelengkapan yang mutlak berfungsi untuk keselamatan berkendara disaat hujan.

Lampu akan membantu pengguna jalan lainnya untuk mengetahui posisi Anda sehingga mereka dapat menjaga jarak yang aman.

Hindari Genangan Air agar Tetap Aman Berkendara

Apabila hujan terjadi dalam durasi yang cukup panjang, biasanya akan menimbulkan genangan air yang tentunya menghambat kelancaran lalu lintas karena pengguna jalan akan berjalan lebih pelan daripada dalam kondisi cuaca cerah.

Anda sebaiknya bisa mengetahui kondisi jalanan yang tergenang dari jarak yang ideal supaya bisa mengambil tindakan seperti beralih ke jalan alternatif atau berteduh di tempat yang aman.

Jangan memaksakan kendaraan Anda untuk melewati genangan, terutama genangan yang tingginya sudah melebihi setengah dari tinggi ban kendaraan Anda.

Genangan tersebut dikhawatirkan akan menyebabkan kerusakan beberapa komponen yang terdapat pada kendaraan dan dapat menyebabkan kerusakan fatal.

Perlu diingat juga, walaupun kendaraan Anda dilindungi oleh asuransi, pihak asuransi memiliki ketentuan dan batas tertentu yang akan mereka tanggung untuk kendaraan Anda.

Jangan pernah menerobos genangan air dengan sengaja, karena klaim Anda bisa gugur dan tidak ditanggung oleh pihak asuransi.

Apabila Anda sudah terjebak dalam kondisi macet sehingga kendaraan yang Anda kendarai terendam air, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mematikan mesin dan memutuskan kontak listrik seperti aki yang terdapat pada kendaraan Anda.

Gunakan jasa derek atau bantuan orang sekitar untuk menarik kendaraan Anda dari genangan. Jangan pernah menghidupkan mesin kendaraan dalam kondisi kendaraan terendam!

Cuci Bagian Kolong Kendaraan

Setelah sampai di tujuan, bersihkan bagian bawah kendaraan dengan menggunakan air bersih. Bagian rem juga perlu dibersihkan karena apabila kendaraan melewati genangan, biasanya ada pasir dan tanah yang tersangkut di bagian rem.

Hal ini dapat memperpendek usia rem kendaraan dan berbahaya untuk keselamatan pengendara. Selain bagian rem, ruang mesin bagian bawah juga perlu dibersihkan untuk melindungi dari terjadinya penimbunan kerak di ruang mesin. Apabila memungkinkan, bawa kendaraan Anda ke bengkel untuk diperiksa lebih lanjut.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

© 2017 Urbanlife.id