5 Fakta Menarik Kehidupan Mendiang Sang Raja “Playboy” Hugh Hefner

Hugh Hefner menutup usianya pada umur 91 tahun di rumahnya, The Playboy Mansion, Los Angeles, California, Rabu (27/9). Pendiri majalah Playboy ini dikenal punya gaya hidup sangat eksentrik, lho!

Kabar meninggalnya sang ikon majalah dewasa ini disampaikan lewat pernyataan resmi pihak Playboy Enterprises, seperti dilansir CNBC. Hugh Hefner meninggal dunia dengan tenang dikelilingi oleh orang-orang terdekat semasa hidupnya.

Hingga kini, belum ada informasi lanjutan soal rencana dan detail pemakaman sang legenda yang di hari-hari terakhirnya banyak menghabiskan waktu di The Playboy Mansion tersebut–salah satu rumah paling populer di dunia yang dikenal sebagai pusat pesta di Hollywood dan dunia. Hefner lahir 9 April 1926. Uniknya, sebelum merintis majalah Playboy, ia sempat jadi tentara dan copywriter.

Majalah Playboy yang dirintisnya pertama kali terbit pada Desember 1953 yang memuat foto Marilyn Monroe tanpa mengenakan busana. Hefner meninggalkan istrinya, Crystal dan empat anak: Cooper, David, Marston dan Christie.

Setiap mendengar nama Hugh Hefner, yang pertama terlintas di benak semua orang pasti majalah Playboy. Ya, hampir tiga perempat hidup Hugh Hefner didedikasikan untuk kesuksesan majalah dewasa yang populer dengan lambang kepala kelinci hitam itu. Namun kerja keras Hugh tak sia-sia, karena sejak edisi pertamanya, Playboy meraup sukses luar biasa.

Kesuksesan Hugh dan Playboy bukan hanya dari penjualan majalah tapi dari sisi nama dagang. Ketenaran, kekayaan dan popularitas pun diraih Hugh sepanjang hidupnya.

Seperti apa kisah perjalanan hidup dan karier seorang Hugh Hefner? Simak lewat fakta di bawah ini.

Hugh Hefner pernah menjadi penulis surat kabar militer

Lahir 9 April 1926 di Chicago, AS, Hugh adalah anak tertua dari 2 bersaudara. Ayah Hugh memiliki keturunan Jerman dan Inggris, sementara ibunya memiliki garis darah Swedia.

Lulus SMA, Hugh sempat bergabung sebagai tentara dan bertugas sebagai penulis di surat kabar militer AS selama 2 tahun (1944-1946). Sejak dini, Hugh memang sudah menyadari bakatnya dalam urusan menulis dan jurnalistik.

Usai menyelesaikan masa tugasnya di militer dan melanjutkan kuliah, Hugh sempat melanjutkan kariernya sebagai copywriter di majalah Esquire tahun 1952. Tapi saat pengajuan kenaikan gajinya ditolak, Hugh berhenti bekerja.

Majalah Playboy

Usai berhenti dari Esquire, dengan modal tekad dan bantuan investasi serta pinjaman dari bank, Hugh mendirikan Playboy tahun 1953. Edisi perdana majalah dewasa Playboy memuat foto telanjang Marilyn Monroe dan kehadirannya langsung disambut baik di pasaran.

Sejak saat itu, kerajaan bisnis Hugh mulai dibangun. Hef, begitu ia akrab disapa orang terdekatnya, mulai menikmati geliat bisnisnya yang terus menghasilkan keuntungan dari pose-pose seksi para bintang ternama dunia.

Tak sedikit para bintang dunia yang sudah pernah berpose tanpa busana untuk majalah Playboy. Bahkan, ada satu masa di mana tampil di majalah Playboy menjadi salah satu indikator kesuksesan karier seorang bintang.

Nama-nama seperti Madonna, Kate Moss, Sharon Stone, Lindsay Lohan, Pamela Anderson hingga Naomi Campbell pernah tampil di majalah dewasa ini.

Tapi bukan berarti majalah Playboy hanya soal menampilkan keseksian para wanita saja. Seringkali, isi majalah Playboy menghadirkan topik dan wawancara yang cukup berbobot. Di antaranya wawancara dengan Martin Luther King Jr. pada tahun 1965.

Kerajaan bisnis Hugh Hefner pun tak hanya berkutat di industri majalah saja. Playboy Enterprise lantas hadir untuk mengakomodir bisnis-bisnis milik Hugh di banyak bidang di antaranya properti, televisi, film, night club dan banyak lagi.

Tiga istri empat anak

Nama Hugh Hefner tentu tak bisa dilepaskan dari banyak sosok wanita cantik dan seksi. Sepanjang hidupnya, Hugh selalu dikelilingi wanita. Namun hanya ada 3 wanita yang sempat menjadi istri resminya.

Tahun 1949, Hugh menikahi Mildred Williams dan memiliki 2 orang anak: Christie dan David. Namun pernikahan mereka berakhir pada tahun 1959.

Setelah bercerai, Hugh sempat menjalin hubungan dengan banyak wanita. Tahun 1988, ia kembali menikah dengan Playmate (bintang utama Playboy) of the Year tahun itu, Kimberly Conrad. Saat menikah, keduanya terpisah jarak usia 36 tahun! Bersama Kimberly, Hugh dikaruniai dua anak lagi yakni Marston dan Cooper. Tahun 1998, setelah menikah 10 tahun, mereka berpisah.

Setelah putus dari kekasih nomor satunya, Holly Madison tahun 2009, Hugh mulai berpacaran dengan Crystal Harris. Setahun setelahnya, mereka bertunangan namun Crystal sempat membatalkan pertunangan itu pada 14 Juni 2011. Keduanya akhirnya rujuk dan menikah 31 Desember 2012 di Playboy Mansion. Saat pernikahan terjadi, Hugh berusia 86 tahun dan Crystal 26 tahun. Crystal pula yang mendampingi Hugh hingga saat Hugh menghembuskan napas terakhirnya.

Tahun 2012, Hugh mengumumkan pada publik bahwa anak bungsunya, Cooper akan meneruskan bisnisnya dan menjadi pimpinan di Playboy Enterprise.

Playboy Mansion

Siapapun tahu bahwa Playboy Mansion adalah salah satu kediaman paling populer di dunia, pusat pesta para pesohor Hollywood. Banyak wanita muda yang baru mulai merintis kariernya di dunia hiburan yang menetap tinggal di Playboy Mansion di bawah asuhan Hugh.

Tak sedikit pula dari wanita penghuni Playboy Manison yang dipacari Hugh. Ia pernah berkencan dengan 7 wanita penghuni Playboy Mansion sekaligus. Beberapa nama wanita penghuni Playboy Mansion yang ternama antara lain si kembar Sandy dan Mandy Bentley, Holly Madison, Bridget Marquardt dan Kendra Wilkinson.

Playboy Mansion juga jadi latar belakang salah satu serial reality show “The Girls Next Door” yang menampilkan kehidupan para bintang Playboy di Playboy Mansion.

Januari 2016, Playboy Mansion dijual seharga 200 juta dollar AS pada Daren Metropoulos. Penjualan ini terjadi dengan satu syarat, bahwa Hugh akan tinggal dan bekerja di rumah tersebut selamanya.

Hugh Hefner menghembuskan napas terakhirnya dan meninggal dunia dengan tenang di Playboy Mansion, rumah yang telah memberikan kenyamanan, kekayaan dan kemewahan selama hidupnya.

Seribu wanita

Saat meladeni wawancara dengan Esquire tahun 2013 lalu, Hugh mengaku tak lagi mengingat berapa jumlah wanita yang pernah menghabiskan waktu bersamanya. “Bagaimana aku bisa tahu? Yang jelas lebih dari seribu wanita sepertinya,” ujar Hugh.

Tapi di balik hidupnya yang mewah dan glamor, Hugh menikmati hobinya menonton film dan melalui hari dengan tenang. Sesekali ia masih terlihat aktif berkomunikasi dengan banyak pengikutnya di media sosial.

Meski memang belakangan ini, Hugh diketahui jarang meninggalkan Playboy Mansion dan kondisi kesehatannya kian menurun sebelum akhirnya meninggal dunia pada Rabu, 27 September 2017.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

© 2017 Urbanlife.id