Kalau Tubuhmu Sudah Menunjukkan 7 Tanda Ini, Itu Artinya Kamu Sudah Stres Tinggi!

Dalam aktivitas sehari-hari, banyak hal yang bikin kita sedih, galau atau bahkan tertekan hingga stres tinggi. Entah itu soal pekerjaan, asmara, keluarga, pertemanan atau bahkan pikiran-pikiran random-mu sendiri yang meresahkan.

Sebenarnya tanpa disadari tubuh kita punya alarmnya sendiri untuk mengenali tanda-tanda stres. Gak cuma perkara pikiran yang kerap kacau gak karuan, tapi juga ada pertanda-pertanda fisik yang sebenarnya bisa kamu rasakan.

Sayangnya tanda-tanda ini sering kali gak terbaca atau mungkin memang sengaja kamu abaikan. Padahal stres bukan perkara sepele yang bisa dicuekin begitu saja.

Nanti kamu sendiri yang rugi, lho! Kalau tanda-tandanya kamu ketahui sejak dini, tentu stres bisa cepat diatasi.

Bahaya kan kalau sampai berlanjut jadi depresi? Mumpung belum terlambat, yuk lebih dekat dengan diri sendiri!

Kenali tanda-tanda stres tinggi ini biar kamu bisa cepat cari solusinya.

1. Meredam emosi jadi hal yang paling menyulitkan, menghadapi apa-apa kamu maunya marah-marah terus

Memang kalau sedang stres, emosi seringnya jadi susah dikontrol. Mau menyeberang jalan nunggunya lama, sebal. Menunggu ojek online tiga menit gak dihubungi, kesal.

Ada teman mengajak ngobrol baik-baik, eh malah marah. Duh, kamu kenapa? Salah satu gejala pertama stres adalah hilangnya kemampuan kamu untuk menoleransi orang lain.

Jadi kalau kamu sudah mulai gampang marah-marah begini, coba deh mulai intropeksi diri. Apa yang mengganggumu akhir-akhir ini?

2. Napas terengah-engah padahal tidak sedang olahraga, lebih baik kamu segera mencari penyebab stres tinggi ini

Serangan panik dan stres tingkat berat bisa juga terjadi saat kadar oksigen di otak gak ideal. Nah, ini bisa dikenali dari cara kamu bernapas.

Saat sedang dalam kondisi stres, biasanya kita akan lebih banyak melibatkan pundak dan punggung saat bernapas. Ini juga bisa jadi tanda kalau denyut jantung dan tekanan darahmu meningkat.

Jadi, kalau kamu sering “ngos-ngosan” padahal gak sedang olahraga atau napas jadi berat padahal kamu gak sedang flu, itu tadanya pikiranmu sedang tertekan. Bila sudah sering mengalami ini, mungkin kamu butuh cuti dan liburan.

3. Kamu gak bisa diam, selalu menyibukan diri dengan banyak hal padahal kamu sendiri bingung sebenarnya sedang apa

Tahukah kamu kalau terkadang pikiran jadi musuh kita yang paling kejam? Gak jarang kan kita ketakutan dengan sesuatu yang sebenarnya cuma ada di pikiran saja.

Nah, salah satu bentuk stres tinggi adalah gak bisa diam. Kamu sibuk ke sana ke mari, melakukan ini padahal sebenarnya kamu sibuk menenangkan pikiranmu.

Hmm, merasa familier dengan gejala itu? Kalau iya, segera buat rencana refreshing ya? Misalnya, seru-seruan di acara pameran properti yang kasih diskon besar-besaran. Siapa tahu dengan kesana terus kamu tertarik untuk beli salah satu properti yang menarik disana, penat dan stresmu juga ikut terlepaskan.

4. Pola tidur jadi berantakan, kadang kamu bisa tidur seharian tapi gak jarang juga kamu menghabiskan malam dengan mata tak terpejam

Umumnya kita menganggap kalau stres biasanya jadi gak bisa tidur. Sering terbangun tengah malam dan mungkin kelaparan.

Sebenarnya yang perlu diwaspadai adalah pola tidur yang berubah. Stres bisa bikin kamu susah tidur sampai insomnia, tapi ngantuk seharian juga bisa jadi tanda kalau kamu sedang tertekan. Mana nih yang sedang kamu alami?

Nah, sudah tahu kan kalau gangguan tidur bisa mengganggu kesehaan plus kecantikan? Kalau gak mau itu terjadi buruan cari solusi.

Misalnya, berolahraga karena olahraga bisa membuat tubuh lebih bugar dan pikiran gak butek lagi. Kamu bisa jogging setiap pagi atau ikutan membership di gym tempat kamu tinggal, terutama buatmu yang tinggal di apartemen. Gak cuma lari dan melepas penat, kamu bisa kenalan dengan sesama warga apartemen kan?

5. Gak diet tapi berat badan turun? Jangan senang dulu karena terkadang itu terjadi bila stres tinggi sudah mulai menekanmu

Berat badan turun gak selamanya menjadi kabar baik, lho! Kalau tanpa sebab dan kamu bahkan gak lagi mengikuti pola diet, tentu harus diperhatikan juga.

Stres bisa membuat berat badanmu fluktuatif alias naik-turun. Karena kalau lagi stres ada dua kemungkinan yang terjadi nih: jadi lupa makan atau jadi makan melulu.

Coba pikirkan lagi. Jangan cuek lagi soal nafsu makan! Berkurang atau bertambah, itu semua ada alasannya.

6. Ke kiri dan ke kanan, rasanya badan sakit semua kalau digerakan, itu tanda bahwa syaraf tubuhmu sedang tegang semua

Gak usah disangkal, stres di pikiran bisa berdampak juga ke tubuhmu secara fisik. Kalau kamu mulai mengalami sakit kepala menahun, sakit perut, sakit rahang, pokoknya seluruh tubuh terasa kaku dan sakit saat digerakan, itu artinya syarafmu dalam kondisi tegang.

Yuk, dilemaskan dengan cara olahraga! Kalau kamu yang suka jalan-jalan ke mal, bisa juga coba atur jadwal jalan-jalan untuk membebaskan diri dari tekanan.

7. Mendadak jadi suka yang manis-manis, bukan berarti hidup tambah manis tapi itu justru tanda kamu sedang stres abis

Dalam tubuh kita ada yang namanya hormon kortisol, yaitu hormon yang bertugas melawan stres. Saat tubuh merasakan alarm-alarm stres, kortisol ini diproduksi oleh otak untuk mengendalikannya.

Nah, hormon kortisol ini bisa didorong oleh yang manis-manis. Jadi kalau kamu mendadak hobi beli es krim, cokelat, permen, dan yang manis-manis, itu mungkin bukan karena lagi sekedar mau saja. Melainkan karena tubuhmu butuh lebih banyak asupan gula untuk meredakan stres hebat yang mungkin gak kamu sadari.

Memang sih tubuh kita punya mekanisme yang hebat untuk mengenali dan mengatasi stres itu. Tapi tetap saja kesadaran dari diri sendiri itu perlu.

Biar stres gak berlarut-larut, segera cari penyebab dan solusinya ya! Kasihan tubuhmu kalau cuekin melulu, padahal sedang butuh perhatianmu.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Megakarya Propertyndo.

© 2017 Urbanlife.id