5 Fakta Menarik Bitcoin: Uang Digital Yang Diminta Penyebar Ransomware

Bitcoin, mata uang yang sepenuhnya digital ini menjadi pilihan para pelaku kejahatan yang menyerang ribuan komputer di seluruh dunia beberapa hari ini.

Ketika komputer seseorang terjangkit ransomware WannaCry, program jahat tersebut akan mengunci data di dalamnya. Untuk membuka kunci tersebut, korban harus membayar uang tebusan dalam bentuk bitcoin.

Meskipun sejarahnya tidak jelas, nama mata uang digital ini semakin populer dan memungkinkan pemiliknya membeli barang dan layanan tanpa melibatkan bank, penerbit kartu kredit, maupun pihak ketiga lainnya.

Tidak hanya itu, seperti layaknya mata uang lainnya, mata uang ini juga dapat dibeli dan dijual dengan menukarkan mata uang dolar Amerika Serikat dan lainnya.

Karena transaksinya dapat dilakukan tanpa mengungkapkan jati diri penggunanya. Mata uang ini jadi pilihan populer bagi orang yang ingin merahasiakan identitasnya, para spekulan, dan tentu saja: penjahat.

Tapi tenang, banyak juga yang menggunakannya untuk transaksi normal. Biar kamu lebih tahu, baca dulu 5 fakta menarik soal mata uang digital ini.

1. Pembuatnya Masih Misterius Hingga Saat Ini

Bitcoin pertama kali diluncurkan pada tahun 2009, oleh seseorang atau kelompok orang yang menggunakan nama Satoshi Nakamoto. Meskipun beragam investigasi sudah dilakukan, identitas pembuatnya masih menjadi misteri hingga saat ini.

2. Tidak Ada Yang Mengontrolnya

Berbeda dengan mata uang yang umumnya dikontrol oleh Bank, bitcoin tidak memiliki entitas yang mengontrolnya.

3. Lebih Berharga Dari Emas

Menurut Coinbase, saat ini satu bitcoin diperdagangkan dengan nilai 1.744,78 dolar AS. Menjadikannya lebih berharga dari satu ounce emas, yang saat ini memiliki nilai kurang dari 1.230 dolar AS.

4. Kamu Dapat ‘Menambang’ Bitcoin

‘Menambang’ merupakan sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut aktifitas program yang memecahkan masalah matematika untuk memverifikasi transaksi bitcoin di seluruh dunia. Atas usaha memecahkan masalah matematika tersebut para ‘penambang’ mendapatkan bayaran dalam bentuk sejumlah bitcoin.

5. Semakin Umum Digunakan Dalam Transaksi

Bukan hanya digunakan oleh penjahat, semakin banyak yang menggunakan mata uang digital ini untuk transaksi normal. Beberapa toko online, hotel, bahkan restoran mulai menerimanya sebagai mata uang yang sah.

© 2017 Urbanlife.id