5 Fakta Yang Perlu Diketahui Tentang WannaCry: Ransomware Yang Menyerang Rumah Sakit Indonesia

Ransomware bernama WannaCry menyebar ke seluruh dunia laksana kebakaran hutan. Awalnya banyak yang menduga serangan ini ditujukan untuk Departemen Kesehatan Inggris, namun ternyata serangan terus menyebar ke seluruh dunia.

Salah satunya turut menyerang komputer yang berada di Rumah Sakit Dharmais yang berlokasi di Jakarta. Serangan ini membuat pasien rumah sakit tersebut tidak dapat mengambil nomor antrian.

Ransomware adalah program jahat (malware) yang mengunci data di komputer korbannya. Umumnya pelaku serangan memeras koban dengan meminta tebusan. Setelah membayar tebusan pengguna akan menerima kunci untuk membuka data pada komputer korban.

Biar Komputer kamu tetap aman, baca 5 fakta Ransomware Wannacry berikut.

1. Ransomware Ini Telah Menyerang Lebih dari 99 Negara

Menurut Reuters, Avast mencatat lebih dari 57.000 serangan ransomware Wannacrypt di 99 negara — termasuk negara Rusia, Ukraina dan Taiwan.

2. Menyerang Perusahaan-perusahaan Besar


Tidak hanya berhasil menyandera komputer Rumah Sakit di Indonesia, beberapa perusahaan besar di seluruh dunia turut menjadi korbannya. Dilaporkan ransomware ini juga berhasil menyerang perusahaan FedEx serta kementrian Rusia.

3. Menyerang Celah Keamanan Yang Ada di Windows

WannaCry menggunakan celah keamanan Microsoft Windows yang sebelumnya ditemukan oleh National Security Agency. Namun Microsoft telah mengeluarkan update untuk menutup celah keamanan tersebut.

4. Ada Harga Yang Harus Dibayar

Berkas pada komputer yang terinfeksi akan terkunci. Untuk membuka kuncinya pengguna harus melakukan pembayaran sekitar 250 hingga 500 dolar Amerika melalui Bitcoin.

5. Sebenarnya Tidak Perlu Khawatir Kalau Komputer Selalu Terupdate

Jika kamu sudah mengupdate komputer kamu, tidak perlu khawatir, komputer kamu akan kebal dari serangan.

© 2017 Urbanlife.id