Gak Perlu Galau, Ini 10 Tips Keuangan Buat Kamu yang Jadi “Single Parent”

Jadi single parent tentu gak mudah, karena Urbaners harus menjadi orangtua mandiri yang mengatur banyak aspek, mulai dari aspek rumah tangga hingga finansial. Single parent seringkali bukanlah sebuah pilihan, namun gak jarang pula seseorang menjadikan itu pilihan.

Ketika hal itu menjadi pilihan, maka bakal ada tantangan-tantangan yang harus kamu hadapi. Satu hal yang harus kamu ingat adalah kamu akan menjadi pencari nafkah sekaligus mendidik anak seorang diri.

Mau tahu apa aja sih manajemen keuangan bagi seorang single dad atau single mom yang efektif? Simak lebih lanjut di bawah ini.

1. Tentukan kondisi keuangan kamu sebagai single parent saat ini

Sebagai single parent, kamu perlu mengatur keuangan sehingga seluruh kebutuhan keluarga terpenuhi.

Langkah pertama yang dapat ditempuh adalah menentukan kondisi keuanganmu terlebih dahulu. Hitung seluruh tagihan, tabungan dan ketahuilah bagaimana kondisi keuangan saat ini. Dengan demikian, kamu bisa mulai mengatur keuangan tanpa kesulitan.

2. Lunasi utang bersama

Prinsip dari single parent adalah keuangan yang mandiri. Sebaiknya, lunasilah semua utang yang kamu miliki bersama suami atau istri terdahulu dan menghindari utang bersama ke depannya.

Jika punya kartu kredit bersama atau akun telepon bersama, maka jalan yang terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menutup akun tersebut dan membuat akun masing-masing agar keuangan tidak lagi tercampur.

3. Mencari penghasilan sendiri

Selain melunasi utang bersama, kini kamu juga menjadi seorang pribadi mandiri yang harus mencari nafkah sendiri.

Mulai saja dengan mencari berbagai pekerjaan atau jika punya anak, kamu bisa mencari pekerjaan sambilan yang dapat dilakukan di rumah, seperti buka jasa catering atau kue kering.

4. Lunasi utang pribadi

Selain utang bersama, mungkin kamu juga punya utang pribadi. Agar tidak membebankan anak atau dirimu sendiri di masa depan, mulailah menyelesaikan utang-utang dan melunasinya.

Pelunasan utang sebaiknya dilakukan mulai dari utang dengan bunga yang tertinggi terlebih dahulu agar kamu bisa menghemat lebih banyak di kemudian hari.

Tips kedua adalah bayarlah lebih dari pembayaran minimum jika memungkinkan pada satu utang yang diutamakan dan bayarlah secukupnya pada utang-utang lainnya. Jika kamu fokus terhadap satu utang terlebih dahulu, kamu akan lebih cepat menyelesaikan pelunasan utang-utang tersebut.

5. Buatlah anggaran bulanan

Setelah mengetahui kondisi keuanganmu sekarang dan mulai melunasi utang-utang, kamu bisa memulai kehidupan keuangan yang lebih baik untuk menghindari munculnya utang baru.

Caranya adalah dengan membuat anggaran bulanan yang sesuai dengan penghasilan.

Merencanakan keuangan merupakan tugas yang berat bagi beberapa orang, namun kamu dapat meminta bantuan profesional untuk membantu mengatur keuangan. Intinya jangan sampai besar pasak daripada tiang ya.

6. Tentukan target keuanganmu di masa depan

Kamu perlu bertanya pada diri sendiri, apakah kamu membutuhkan pekerjaan dengan penghasilan lebih? Apakah perlu mencari pendidikan lebih? Apakah harus mencari tempat tinggal yang lebih murah biayanya? Apakah perlu bantuan untuk mengurus anak?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan menunjukkan target keuangan. Kamu akan mengetahui seberapa besar uang yang dibutuhkan untuk menjalani hidup dalam jangka panjang dan kamu perlu mencari solusi untuk mencapai target keuangan tersebut.

7. Tentukan net worth-mu

Net worth dapat dihitung dengan mengurangi jumlah aset yang kamu miliki dengan jumlah utang.

Akumulasikan seluruh kepemilikanmu dimulai dari tabungan, deposito, investasi, rumah dan kendaraan bermotor dan kurangi dengan total utang.

Dengan demikian kamu akan mengetahui seberapa banyak yang sebaiknya kamu tabung mulai dari sekarang.

8. Berhemat lebih

Gak ada salahnya jika kamu jadi lebih hemat mulai dari hal terkecil sekalipun. Kini kamu adalah single parent, kamu bertanggung jawab atas diri sendiri dan anak-anak. Dengan demikian, akan muncul beberapa tuntutan seperti harus berhemat lebih.

9. Mempelajari dasar-dasar keuangan

Menjadi mandiri juga berarti kamu perlu pengetahuan lebih untuk menjamin kelangsungan keuangan. Sebaiknya, bekali dirimu dengan mempelajari dasar-dasar dan prinsip keuangan.

Di era informasi yang semakin maju, tentunya gak sulit dong mencari bahan pembelajaran. Cari saja di Internet seperti e-books, blog atau yang lain.

10. Jadwalkan pengecekan keuanganmu

Untuk mengetahui kondisi keuangan secara teratur dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya kamu membuat jadwal untuk mengecek kondisi keuangan secara berkala.

Dengan demikian kamu bisa menentukan bagaimana kondisi keuanganmu dan apa yang sebaiknya dilakukan selanjutnya untuk menanganinya.

Lakukan secara rutin agar menghindari kesalahan finansial yang sudah terlanjur membengkak. Kalau sampai keuangan gak sehat, semua bakal jadi serba susah kan.

Mungkin memang sulit untuk memulainya, terlebih jika kamu terpaksa menjadi single parent dalam waktu yang singkat.

Namun demi kesejahteraan dan kebahagiaan hidup, penting untuk mulai belajar menjadi mandiri dan menghapuskan ketergantungan terhadap apapun.

Jadilah single parent yang mandiri, bahkan dari segi keuangan. Dengan begitu, kamu akan menjalani hidup yang bahkan lebih baik daripada kehidupanmu saat berkeluarga dulu.


Konten ini adalah kerjasama antara UrbanLife.id dengan Hutama Persada Jaya Mandiri.

© 2017 Urbanlife.id