5 Fakta Tentang Ferdinand Monoyer: Oftalmologis Penemu Dioptri

Hari ini (9/5) laman utama Google dihiasi oleh Google Doodle yang merayakan hari ulang tahun Ferdinand Monoyer, Oftalmologis yang menemukan dioptri, unit ukuran kemampuan optikal dari sebuah lensa yang masih digunakan hingga saat ini.

Pria yang juga menemukan Bagan Monoyer ini terlahir pada 9 Mei, 181 silam. Meskipun pencapaiannya tertinggi ditorehkan 140 tahun silam, penemuannya masih dianggap penting, terutama bagi mereka yang membutuhkan kacamata.

Seperti yang dijelaskan Google pada laman doodle mereka:

Monoyer mengubah tampilan dari sebuah huruf jika tidak sesuai dengan dirinya; karena, jika kamu ingin menilai daya lihat seseorang, huruf-huruf tersebut harus dapat dibaca sebaik mungkin! Jika kamu memperhatikan Doodle hari ini dengan seksama, kamu akan menemukan sebuah penghormatan untuk tandatangan Monoyer lainnya: namanya, tersembunyi di bagan.

Nah, berikut adalah lima fakta yang perlu kamu ketahui tentang Ferdinand Monoyer.

1. Ferdinand Monoyer Adalah Penemu Dioptri, Unit Ukuran Kemampuan Optikal Lensa

Moyoner memberikan kontribusi terbesarnya untuk bidang oftalmologi, cabang kedokteran mengenai mata, pada tahun 1872. Di tahun itu, dia mengembangkan dioptri. Dioptri merupakan unit ukur kemampuan optikal sebuah lensa

2. Namanya Tersembunyi di Alat Uji Monoyer

Dia juga mengembangkan Bagan Monoyer, yang digunakan untuk menguji ketajaman visual dengan menguji seberapa baik fokus retina.

Monoyer menyembunyikan namanya di alat uji monoyer yang dia gunakan. Huruf pertama dari setiap baris, dari baris kedua hingga keenam, terbaca sebagai nama belakangya. Sedangkan huruf terakhir dari setiap baris, mulai dari baris kedua hingga ke-10, terbaca sebagai nama depannya.

Meskipun saat ini Bagan Snellen lebih umum digunakan. Bagan Monoyer masih digunakan di beberapa tempat.

3. Seorang Oftalmologis, berbeda dengan Optometrist atau Optician

Monoyer merupakan oftalmologis, bukan seorang optometrist atau optician, ketiganya merupakan profesi yang berbeda. Oftalmologis adalah sebutan untuk dokter yang terlatih untuk mengobati mata dan masalah penglihatan.

Optometrist adalah seorang profesional berlisensi yang memeriksa mata dan mencari resep yang tepat untuk kacamata dan lensa kontak. Sedangkan, optician adalah seseorang yang menjual kacamata dan lensa kontak sesuai dengan resep spesialis mata atau dokter mata.

4. Monoyer Meninggal di Usia 76 Pada tahun 1912

Monoyer meninggal pada tanggal 13 Juli 1912. Sebelum meninggal dia sempat menjadi dosen untuk terakhir kalinya di Universitas Lyon, dari tahun 1877 hingga 1909. Dia juga seorang profesor di Universitas Strasbourg dan Universitas Nancy dari tahun 1872 hingga 1877.

5. Ayah Monoyer Adalah Dokter Militer yang Meninggal Saat Monoyer Berusia 5 Tahun

Vila milik Monoyer di Lyon masih dibuka untuk umum untuk acara tertentu. Menurut laman website rumah tersebut, ayah Monoyer merupakan dokter militer yang meninggal dunia ketika Monoyer masih berusia 5 tahun. Ibu Monoyer, Jeanne, menikah lagi dengan Profesor Victor Stober, dan bersama kedua putri barunya, mereka pindak ke Strasbourg.

© 2017 Urbanlife.id