Lakukan 5 Langkah Pertolongan Pertama Ini jika Temanmu Tiba-tiba Mengalami Serangan Jantung Mendadak

Ketahui tindak pertolongan pertama atas kejadian serangan jantung. Data statistik menyebutkan, setiap dua menit ada satu orang mengalami ini.

Sampai saat ini, penyakit jantung masih menjadi pembunuh nomor satu di dunia. Bahkan, banyak orang berpikir akan sulit selamat jika terkena serangan jantung. Karenanya, detik demi detik proses penanganan pasca serangan jantung begitu berharga.

Nah, demi kebaikan dan untuk mengantisipasi kemungkinan buruk, ada beberapa langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan. Berikut ini lima langkah pertolongan pertama saat keluarga atau temanmu terkena serangan jantung mendadak.

Jangan Baringkan Penderita

Hal pertama yang harus dilakukan bila teman atau keluargamu terkena serangan jantung adalah sebisa mungkin membuat mereka duduk dengan posisi nyaman dan sebisa mungkin carikan sandaran.

Jangan pernah membiarkan penderita berada dalam posisi berbaring. Sebab, apabila penderita serangan jantung mengalami kecemasan serta hilang kesadaran, jalur pernapasannya bisa terganggu dan berakibat fatal.

(Baca juga: Ini 3 Cara Ampuh Usir Cemas dan Depresi untuk Kaum Muda yang Aktif)

Urbaners bisa memindahkan kursi ke dekat penderita sehingga bisa langsung duduk. Kamu juga harus mencoba menenangkan agar penderita serangan jantung tidak terlalu panik. Pasalnya, jika semakin panik maka hanya akan memperburuk kondisi.

Longgarkan Pakaian

Kedua, kamu harus membuat dia lebih rileks dan tenang. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah melonggarkan pakaiannya agar penderita bisa bernafas dengan baik.

Lepas beberapa kancing baju dan ikat pinggang sehingga penderita akan merasa lebih nyaman. Pada saat ini kamu harus mencoba untuk membantu mengatur nafas seperti memberikan aba-aba untuk menarik dan menghembuskan nafas. Perhatikan jika kondisi penderita serangan jantung terlihat melemah atau menunjukkan tanda kehilangan kesadaran.

Selain itu, apabila sedang berada dalam kerumunan mintalah orang-orang untuk memberi jarak yang cukup. Hal ini sangat membantu agar dia mendapat udara segar. Dia juga akan terhindar dari gangguan kerumunan yang bisa membuatnya panik atau tak nyaman.

Tanya dan Periksa Penderita Apakah Dirinya Membawa Obat atau Tidak

Ketika penderita sudah lebih rileks dan bisa berkomunikasi lebih lancar, tanyakan apakah dia membawa obat jantung. Jika dibawa, maka segera cari dan berikan dengan air minum.

Biasanya penderita penyakit jantung memiliki obat atau resep dokter yang bisa meredakan sakitnya. Selain itu, ada juga obat gawat darurat seperti aspirin kunyah atau nitrogliserin yang biasanya ditempatkan di bawah lidah penderita.

(Baca juga: Kamu Sering Migrain atau Sakit Kepala Sebelah? Ini Penyebabnya!)

Apabila obat-obatan tersebut dibawa, bantu penderita mengonsumsi obat-obatan tersebut. Ingat, jangan sembarangan memberi obat-obatan di luar resep dokter untuk para penderita penyakit jantung. Bisa-bisa malah memperburuk kesehatannya.

Panggil Ambulans

Di tengah keadaan darurat seperti ini, kamu butuh bantuan ahli medis. Hubungi 118 atau 119 untuk mendapatkan respon cepat dari ambulans. Agar dapat berjalan dengan baik, kamu harus tenang. Berikan keterangan kepada petugas secara jelas, jangan panik dan terbawa suasana.

Lakukan CPR jika Penderita Kehilangan Kesadaran

Jika penderita serangan jantung mengalami lemas hingga kehilangan kesadaran, maka kamu perlu melakukan resusitasi jantung paru-paru atau cardiopulmonary resuscitation (CPR).

(Baca juga: Kamu Suka Begadang? Lakukan 5 Hal Ini Biar Gak Lemas Keesokkan Harinya)

Cara ini memang tak diketahui secara umum di Indonesia. Simpelnya, kamu bisa berusaha untuk memberikan nafas bantuan dengan beberapa hitungan dan diselingi dengan penekanan pada bagian dada.

© 2017 Urbanlife.id