5 Jenis Olahraga untuk Bantu Turunkan Risiko Penyakit Jantung di Usia Muda

Olahraga berfungsi sebagai penyeimbang tubuh. Apalagi, jika aktivitasmu sehari-hari mengharuskan untuk duduk di belakang meja selama berjam-jam.

Hal ini tentu dapat menyebabkan munculnya lapisan lemak berlebih di tubuh. Oleh karena itu, luangkan waktu untuk berolahraga demi menjaga kesehatan tubuh, terutama jantung.

American Heart Association menganjurkan untuk berolahraga ringan paling tidak 150 menit atau melakukan olahraga berat sekitar 75 menit setiap minggunya demi jantung yang sehat. Hal tersebut bisa dilakukan dengan melakukan olahraga selama 30 menit per hari sebanyak lima kali setiap minggu.

Penasaran dengan jenis olahraga apa saja yang bisa membantu tingkatkan kesehatan jantung? Dikutip dari berbagai sumber oleh UrbanLife.id, berikut sederet olahraga yang disarankan oleh para ahli untuk menjaga kesehatan jantungmu.

Berjalan-jalan Santai

Berjalan-jalan Santai

Jalan kaki santai merupakan olahraga murah meriah. Selain mudah, bisa dilakukan kapan saja, manfaatnya pun terbukti baik untuk jantung.

Penelitian New England Journal of Medicine menyebutkan, dengan melakukan jalan santai selama 2,5 jam seminggu, risiko serangan jantung dan stroke berkurang hingga sepertiganya. Aktivitas jalan santai ini juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah.

(Baca juga: 5 Tanda Kamu Sudah Berada di Jalan yang Tepat untuk Menjadi Orang Kaya)

Berjalan santai bisa kamu lakukan saat car free day di akhir pekan. Jangan lupa pakai sepatu yang nyaman agar kaki tidak varises dan pakai kaus yang menyerap keringat.

Lari Cepat

Lari Cepat

Kalau kamu bukan tipe yang suka berjalan santai, coba berlari cepat. Olahraga satu ini menjadi populer dengan adanya beragam sepatu merk ternama yang mengatasnamakan running shoes, sehingga pemakainya bisa tetap bergaya saat olahraga.

Selain bagus untuk jantung, lari cepat juga efektif membakar kalori, menurunkan risiko obesitas, membangun kepadatan tulang sehingga menurunkan risiko osteoporosis. Gunakan aplikasi khusus lari untuk menentukan rute, waktu dan mengetahui kalori yang terbakar.

Berenang

Berenang

Berenang dianggap sebagai olahraga yang sangat baik karena melibatkan seluruh anggota tubuh, sehingga otot yang terlatih lebih banyak. Kamu yang gak suka berkeringat, mungkin cocok dengan olahraga ini.

Berenang tak hanya meningkatkan denyut jantung dan meningkatkan kesehatan jantung, tapi air juga memberikan resistensi multi-arah yang meningkatkan kekuatan otot.

Manfaat lain berenang adalah tingginya jumlah kalori dalam tubuh yang dibakar, sehingga kamu akan lebih mudah dan cepat untuk mendapatkan berat badan ideal dengan mempraktekkan jenis olahraga ini.

(Baca juga: 5 Cara Mudah Dapatkan Berat Badan Ideal untuk Kamu yang Super Sibuk)

Jika kamu merasa lapar setelah berenang, ini adalah bukti bahwa kalorimu terbakar. Karena energi yang dibutuhkan saat berenang sangat tinggi, pembakaran kalori yang terjadi juga sangat efektif. Olahraga ini juga memiliki risiko cedera yang rendah pada tungkai, sendi dan otot karena dilakukan dalam air.

Bersepeda

Bersepeda

Menggerakan otot tubuh dengan ritme yang tetap bisa melatih kerja jantung lebih stabil. Manfaat ini bisa didapatkan sambil bersepeda. Bersepeda juga efektif membakar kalori dan mengencangkan otot paha dan betis.

Saat bersepeda, timbunan lemak terbakar melalui proses oksidasi sehingga mampu menghasilkan energi. Proses pembakaran ini tentunya ditentukan oleh beban kayuhan sepeda dan jarak yang ditempuh.

Lakukan bersepeda sebelum pukul 10 pagi selama 20-30 menit. Pada jam tersebut sinar matahari mengandung vitamin D yang dapat meminimalisir pembentukan plak di pembuluh darah.

Manfaat ini didukung oleh penelitian Universitas California yang menunjukkan jika wanita dengan level vitamin D tinggi memiliki risiko penyakit jantung 31% lebih rendah.

Latihan Aerobik

Latihan Aerobik

Latihan aerobik atau kardiovaskular adalah bentuk kegiatan yang meningkatkan pernapasan dan denyut jantung. Pada dasarnya, latihan ini dilakukan agar jantung bekerja lebih keras dan menjadi lebih kuat.

(Baca juga: Lakukan 5 Langkah Pertolongan Pertama Ini jika Temanmu Tiba-tiba Mengalami Serangan Jantung Mendadak)

Untuk memelihara kesehatan jantung, mulailah latihan aerobik dengam intensitas moderat selama 30 menit per hari, lima kali dalam satu minggu untuk mencapai total latihan 150 menit per minggu.

Jika sudah mulai terbiasa, kamu bisa mencoba latihan aerobik intensitas tinggi minimal 25 menit per sesi, tiga kali seminggu untuk mencapai target 75 menit latihan per minggu. Apabila bosan, coba selang-seling latihanmu antara intensitas tinggi dan moderat.

© 2017 Urbanlife.id