Langkah Jitu Memilih Cicilan KPA yang Sesuai

Ingin memiliki apartemen sendiri namun masih belum yakin apakah kamu bisa membelinya dengan gaji saat ini? Ya, masalah ini sering dirasakan oleh banyak orang. Terlebih, harga properti yang semakin tinggi akhirnya membuat kita memutar otak untuk mencari jumlah harga atau cicilan yang sesuai.

Pembelian apartemen melalui Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) memang sangat membantu. Dengan cara ini, kita pun tak perlu pusing untuk membayar secara tunai atau menyiapkan sejumlah dana untuk properti yang ingin dibeli. Kita hanya perlu menyiapkan uang muka KPA yang ingin diajukan, kemudian membayar cicilannya.

Meskipun demikian, bukan berarti masalah langsung selesai. Sebab, jika gaji kamu masih sulit untuk menutupi kebutuhan hidup bulanan, bagaimana bisa membayar cicilannya nanti? Jadi, seberapa besar cicilan apartemen yang sesuai untuk kita? Berikut ini adalah beberapa langkah untuk menentukan besar cicilannya.

Pilih Apartemen Sesuai Kemampuan

Apartemen besar nan megah memang membanggakan, apalagi diisi dengan furnitur dan perabotan mewah. Namun, apakah kamu mampu untuk membelinya dengan kondisi keuangan yang dimiliki saat ini?

Apartemen di tengah kota memang membuat segalanya jadi serba simpel karena dekat dengan pusat perbelanjaan, kantor dan ruang rekreasi publik. Namun, makin besar apartemen dan makin dekat lokasinya ke pusat kota, maka makin tinggi juga harganya. Walhasil, jumlah cicilannya per bulan pun semakin besar. (Baca juga: 5 Strategi Bebas Utang Saat Kredit Apartemen)

Kuncinya adalah ambil cicilan sesuai dengan kemampuan. Membeli apartemen di pinggir kota tidaklah seburuk yang kamu pikirkan. Kita bisa mencari apartemen yang letaknya tak begitu jauh dari stasiun kereta atau terminal bus.

Hitung Cicilan Per Bulan

Saat kamu mengajukan KPA, bank akan memberikan berbagai macam pilihan paket kredit. Kita bisa memilih panjang masa cicilan (tenor cicilan) yang kemudian akan berpengaruh dengan banyaknya cicilan yang harus dibayarkan tiap bulannya.

Bank biasanya akan memberikan tenor yang panjang ketika kita mengajukan KPA di usia yang relatif muda. Beberapa bank bahkan bisa memberikan tenor cicilan hingga 20 tahun. (Baca juga: Tips Alokasi Penghasilan untuk Mencicil Properti buat “First Jobber”)

Jika besar cicilan per bulan kamu melebihi sepertiga dari gaji per bulan, sebaiknya perpanjang tenornya. Semakin kecil cicilan, maka akan semakin mudah untuk mengatur biaya hidup per bulan.

Sesuaikan Pendapatan

Jika kita mendapati cicilan per bulan lebih besar dari batas sepertiga gaji, mungkin kita perlu menyesuaikan pendapatan. Kita bisa mencari pendapatan tambahan.

Namun biasanya cara ini tidak begitu efektif jika kamu adalah pekerja kantoran yang bekerja dari pagi hingga sore hari. Cara ini lebih efektif dilakukan oleh mereka yang berwiraswasta. Cara lain adalah mengurangi pengeluaran sehingga gaji yang tersisa cukup banyak untuk membayar cicilan. (Baca juga: 4 Cara Mudah untuk Memulai Investasi Properti dengan Gaji Pas-pasan)

Jika kita masih memiliki cicilan lain, maka tundalah dulu keinginan untuk memiliki apartemen. Selesaikan dulu segala cicilan yang dimiliki agar alokasi dana untuk membayar cicilan apartemen nantinya bisa lega. Selain itu, kita juga perlu menyisihkan sebagian gaji per bulannya untuk mengumpulkan uang muka pembayaran KPA.

Rencanakan pembelian apartemen dari jauh-jauh hari. Dengan demikian, kamu dapat membuat alokasi dana khusus untuk membeli apartemen.

© 2017 Urbanlife.id