5 Strategi Bebas Utang Saat Kredit Apartemen

Dikejar-kejar debt collector merupakan mimpi buruk setiap orang. Apalagi kalau terlibat utang Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). Efeknya, bisa bikin kita pusing tujuh keliling.

Oleh sebab itu, untuk kamu yang baru akan mengajukan KPA atau sudah mengambil KPA, sebenarnya ada beberapa strategi yang bisa digunakan untuk meringankan beban itu.

Supaya beban KPA tak lagi mengganggu hidup kita, berikut ini adalah lima strategi bebas jeratan utang ketika kredit apartemen.

Kencangkan Ikat Pinggang

Kebanyakan masyarakat Indonesia terutama di kota besar seperti Jakarta punya tingkat konsumsi yang tinggi. Bahkan, banyak pula yang melakukan konsumsi lebih tinggi dari penghasilan. (Baca juga: Tips Alokasi Penghasilan untuk Mencicil Properti buat “First Jobber”)

Sifat konsumtif yang tinggi juga jadi satu penyebab seseorang tak bisa membayar cicilan apartemen. Sebab, semuanya sudah dipakai untuk menunjang gaya hidup yang boros.

Oleh karenannya, mulailah mengurangi konsumsi. Lakukanlah pembelian sewajarnya agar kamu memiliki uang lebih untuk membayar cicilan kredit apartemen.

Transfer Balance

Permasalahan yang sering membuat pengguna KPA pusing adalah cicilan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Akibatnya, banyak yang harus nunggak dalam membayar cicilan dan bahkan membayar menggunakan kartu kredit.

Tentu hal ini sangat tidak baik, karena selain memperburuk catatan kredit, kondisi keuangan akan makin berantakan karena utang kartu kredit sangat tinggi.

Maka dari itu, manfaatkanlah fitur transfer balance yang disediakan sejumlah bank di Indonesia. Alihkan utang lama ke kartu kredit baru. Agar semakin ringan, cari penyedia kartu kredit yang menawarkan bunga cicilan paling rendah.

Pakai Dana Darurat

Dana darurat adalah salah satu bentuk perencanaan keuangan. Dana darurat juga bisa menjadi penyelamat saat kamu terjerat utang kredit apartemen yang tertunggak selama beberapa.  (Baca juga: Selain “Venture Capitalist”, Ini 5 Investor yang Bisa Diajak untuk Memodali “Startup” Kamu)

Disinilah fungsinya tabungan darurat, ketika menghadapi hal-hal yang benar menekan dan bersifat emergency maka kamu akan merasakan manfaatnya. Maka, sisihkan pendapatan bulanan untuk menyiapkan dana darurat.

Pinjam ke Keluarga

Sehebat-hebatnya orang, pasti suatu saat membutuhkan keluarga. Pasalnya, meskipun berutang pada keluarga sangat dihindari, tetapi kalau sudah mendesak, upaya ini bisa menjadi solusi terbaik.

Mengapa demikian? Karena lebih baik kita berutang dengan keluargamu dibandingkan harus terlilit utang dan bunga bank. Namun ingat, tetaplah bertanggung jawab meski berutang kepada anggota keluarga sendiri.

Deadlock? Jual Unit Apartemen Kamu

Kalau sudah mengalami deadlock, solusi terbaik yang bisa dilakukan adalah menjual unit apartemen kepada orang lain secara over kredit. (Baca juga: Tips Beli Apartemen untuk Investor Muda)

Setidaknya, akan ada uang yang diperoleh dari hasil penjualan apartemen yang bisa dimanfaatkan untuk mencari tempat tinggal lain.

© 2017 Urbanlife.id